Siapakah Sasaran Cyberbullying?

Para pelaku cyberbullying biasanya punya tujuan tertentu untuk menjadikan seseorang sebagai sasaran penghinaan/pelecehan, seperti ingin menjadi lebih hebat, lebih pintar, atau lebih cantik  daripada korbannya atau kadang kala mereka hanya sekedar iseng mencari kesenangan. Kebanyakan para pelaku cyberbullying tidak menyadari hal itu. Mungkin saja mereka melakukan penghinaan/pelecehan untuk menutupi kelemahan mereka karena mereka ingin seperti korbannya.

Sumber gambar: http://redwing.hutman.net/~mreed/Assets/target.jpg

Para pelaku cyberbullying melakukan penghinaan/pelecehan untuk beberapa alasan, diantaranya adalah sebagai berikut.

  • Mencari popularitas dan kesenangan. Ada beberapa orang yang menghina orang lain karena mereka iri dan ingin menjadi yang lebih baik dari orang yang dihina.
  • Perbedaan. Penghinaan/pelecehan dapat juga timbul karena adanya perbedaan suku, agama, dan ras. Ingat! Tidak ada yang berhak menghina karena alasan perbedaan. Apapun alasannya!
  • Dianggap lemah. Beberapa orang melakukan penghinaan/pelecehan karena mereka menganggap orang tersebut lemah sehingga menjadi sasaran empuk untuk dijadikan korban cyberbullying. Biasanya, para pelaku mendapatkan kesenangan  setelah melakukan cyberbullying sehingga mereka melakukannya terus menerus. Jadi, sang korban harus mampu menghentikannya.

Bagaimana Tanda-Tanda Anak Korban Cyberbullying?

Anak biasanya tidak berani memberitahu orang tua atau gurunya ketika mereka menjadi korban cyberbullying. Alasannya adalah  malu, takut dimarahi, atau takut kalau aktivitas online-nya akan dibatasi. Berikut ini beberapa pertanda yang harus diperhatikan, ketika anak menjadi korban cyberbullying.

  • Emosi anak menjadi berubah drastis,  seperti marah atau sedih yang berlebihan setelah menggunakan ponsel atau  menggunakan internet.
  • Anak menarik diri dari teman-teman atau kegiatan yang biasa mereka jalankan.
  • Nilai sekolah anak turun karena turunnya semangat belajar, atau anak merasa tidak puas dengan sekolah atau kelas tertentu.
  • Anak menunjukkan tanda-tanda depresi yang tidak biasa.

Efek selanjutnya adalah anak menjadi minder, tidak mau bergaul, tidak mau pergi ke sekolah, dan depresi. Beberapa kasus di luar negeri menyebutkan efek terburuk cyberbullying adalah bunuh diri.

Korban Cyberbullying Berpotensi Balas Dendam

Hasil penelitian yang dilakukan oleh psikolog anak-anak Shane Gallagher dari Cambridgeshire Educational Psychology Service di Inggris mengungkapkan bahwa remaja yang menjadi korban cyberbullying (penghinaan/pelecehan) lewat internet memiliki kecenderungan untuk melakukan hal serupa pada remaja lainnya.

Demi mendapatkan hubungan antara korban cyberbullying dan aksi cyberbullying, Gallagher mensurvei 229 remaja berusia 11 hingga 16 tahun (128 laki-laki dan 101 perempuan) dan orang tua mereka. Ratusan partisipan muda ini diberi pertanyaan yang berkaitan dengan pengalaman bullying yang mereka alami.

Ternyata benar, ada korelasi yang kuat antara mereka yang menjadi korban olok-olok dengan aksi olok-olok itu sendiri. Mereka yang pernah menjadi korban mengaku adanya kemungkinan dalam diri mereka untuk menjadi si pelaku cyberbullying. Sungguh memprihatinkan. Akan tetapi masih belum jelas apakah mereka akan melakukan olok-olok ke orang lain yang tidak terkait dengan pengalaman mereka, ataukah aksi itu hanya ditujukan kepada pihak-pihak tertentu sebagai langkah balas dendam.

Dalam penelitian tersebut Gallagher menemukan bahwa dibanding laki-laki, perempuan lebih berpotensi melakukan aksi cyberbullying. Gallegher juga mengkategorikan aksi ini ke dalam 2 jenis: bullying langsung dan tak langsung. Bullying tradisional dikategorikan ke dalam jenis bullying langsung, sedang cyberbullying masuk ke jenis tak langsung di mana untuk jenis kedua ini banyak dilakukan oleh perempuan. Fakta tersebut mengacu pada penelitian sebelumnya

Referensi:

  1. Fakhrurroja, Hanif. 2011. Berdamai dengan Kekerasan Dunia Maya. Tiga Serangkai.
  2. http://metrotvnews.com
Categories: Berbagi Pengetahuan | Tags: , , , | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: