Pengalaman Membesarkan Anak-1: Periode Emas Pertumbuhan Otak

Kita tentu sering mendengar tentang periode emas pertumbuhan otak (brain growth spurt). Nah, apakah sebenarnya periode emas pertumbuhan otak itu? Periode emas pertumbuhan otak adalah suatu periode tercepat pada pertumbuhan otak yang dimulai sejak trismester ke tiga kehamilan sampai usia 4 tahun. Tahun pertama bayi merupakan masa tercepat pertumbuhan otak (berat otak mencapai 300% dibanding berat otak pada saat lahir). Periode Emas Pertumbuhan Otak sangat erat kaitannya dengan pertumbuhan struktur sel baru dan fungsi-fungsinya. Sekitar 25% bahan pembentuk otak dibentuk selama periode ini.

Gambar 1. Grafik perkembangan otak anak (Sumber: http://www.wyethindonesia.com/)

Dalam rentang waktu usia 1-3 tahun, anak akan menampakkan dua gejala. Gejala itu diistilahkan jendela kesempatan (window of opportunit) dan masa kritis (critical period). Pada periode keemasan ini pertumbuhan dan perkembangan buah hati perlu mendapat perhatian para orangtua. Oleh karena itu, Anda sebagai orangtua perlu memperhatikan jenis stimulasi yang bisa menunjang perkembangan otak anak dalam masa tumbuh dan kembang.

Pada masa pertumbuhan itu diartikan sebagai masa bertambahnya jumlah sel dan bertambahnya ukuran sel, atau bahasa sederhananya adalah tubuh bertambah besar secara keseluruhan. Makna pertumbuhan berkaitan dengan perubahan dalam besar, jumlah, ukuran, atau dimensi dalam tingkat sel, organ atau individu. Sementara, perkembangan berupa interaksi kematangan susunan saraf pusat dengan organ yang dipengaruhinya. Perkembangan lebih menitikberatkan pada aspek perubahan bentuk atau fungsi pematangan organ ataupun individu, termasuk perubahan aspek sosial atau emosional akibat pengaruh lingkungan.

Pada masa perkembangan inilah, masa bertambahnya kemampuan dan keterampilan mereka. Orangtua perlu memperhatikan sejumlah perkembangan motor halus dan motor kasar, serta sosialisasi dan bahasa balita dalam periode keemasan mereka. Gerak-gerak anak, seperti menyusun menara donat adalah salah satu gejala perkembangan motor halusnya.

Gambar 2. Cara menstimulasi gerak motorik anak dapat dilakukan dengan melatih anak menyusun menara donat (Foto: Anak kedua penulis: Sulthan Avicenna Fakhruroja :D)

Kita sebaiknya jangan sampai melewatkan perkembangan motor kasar anak, seperti berdiri, berjalan, berlari, dan melompat. Biasanya, pada usia dua tahun, gerakan-gerakan tersebut mulai ditampakkan. Kecerdasan anak pada periode emas tidak hanya sampai di situ. Ada pula yang diistilahkan perkembangan sosialisasi. Dalam hal ini, menyangkut kemampuan balita untuk tersenyum dan menirukan kegiatan. Satu perkembangan penting lainnya adalah kemampuan berbicara dan menunjuk gambar.

Menurut dokter spesialis anak, macam-macam perkembangan anak tersebut tidak terlepas dari pemberian stimulasi, baik oleh orangtua maupun lingkungannya. Stimulasi yang baik dianggap sebagai kebutuhan otak karena berperan penting pada tingkat kecerdasan otak anak pada masa mendatang. Dengan begitu, pengaruh gizi cukup besar.

Ingatlah bahwa stimulasi adalah cara terbaik untuk mengembangkan kemampuan anak Anda. Stimulasi ini dapat dilakukan secara langsung oleh orangtua atau membuat lingkungan yang baik sehingga anak merasa nyaman mengeksplorasi diri terhadap lingkungannya. Dengan stimulasi ini, maka seluruh kemampuan anak, baik motorik kasar, motorik halus, bahasa, maupun personal sosial akan berkembang dengan baik. Perkembangan kemampuan ini turut menjadi faktor yang menentukan kecerdasan anak di kemudian hari.

Ada beberapa jenis stimulasi yang dapat dilakukan, yaitu stimulasi taktil, vestibular kinestetik, pendengaran, dan visual. Salah satu contoh saat orangtua mengajari anak menari dan mereka mampu menirukannya. Beberapa stimulasi tersebut dapat Anda lakukan dengan menggunakan bantuan komputer.

Stimulasi taktil bisa terlihat dari posisi anak ketika berhadapan dengan komputer, vestibular kinestetik pada saat anak menggerakkan mouse untuk membentuk sebuah garis atau gambar atau menyusun huruf dengan menggunakan keyboard, pendengaran saat mendengarkan musik melalui komputer, dan visual saat melihat warna-warna pada gambar di layar komputer Anda. Untuk mencapai stimulasi yang baik, anak perlu untuk dibiarkan mengeksplorasi diri dan lingkungannya.

Gambar 3. Melatih anak menyusun huruf dengan menggunakan keyboard (Foto: Anak Pertama Penulis: Salma Salsabila Azzahra)

Bermain game komputer yang mendidik atau menggunakan CD interaktif adalah salah satu bentuk stimulasi yang dapat mengembangkan kemampuan anak. Orangtua perlu sering mengajak anak bermain agar kecerdasannya terlatih. Kecerdasan dalam hal mengoordinasikan otak, otot, dan jaringan saraf dalam menggerakkan otot secara efektif untuk melakukan sesuatu sesuai dengan keinginannya.

Satu kunci untuk mengembangkan otak anak adalah melakukan stimulasi sedini mungkin alias sejak lahir. Stimulasi dilakukan dengan intensitas yang cukup, seperti pada anak usia 1 tahun ke atas, aktivitas terstruktur per hari selama 30 menit, dan tidak terstruktur per hari selama 30 menit. Sebaiknya, orangtua tidak membiarkan anak tidak aktif lebih dari satu jam.

Selain berperan sebagai pengawas tumbuh dan berkembangnya anak-anak mereka, orangtua bertugas menambah pengetahuan, terutama seputar pertumbuhan anak. Namun, orangtua tidak bisa memaksakan pertumbuhan anak sesuai kemauannya, seperti menyuruh belajar di luar kemampuan anak dengan maksud agar anak mereka kelak menjadi cerdas.

Sumber: Dari buku yang belum jadi-jadi saja, ada yang berminat menerbitkannya? #Ngarep.😀

Categories: Pengalaman Hidup | Tags: , , , , | 1 Comment

Post navigation

One thought on “Pengalaman Membesarkan Anak-1: Periode Emas Pertumbuhan Otak

  1. agus rahmat h arm c3/10

    assala,ualaikum pak..
    pak ini sama agus arm c3/10 klo tugas itu yg point perbandingan ttg metode yg diusulkan antara yg saya usulkan sama yg di TA nya pak???
    terus itu teh pake metode dari beberapa ahli juga pak??
    ,akasih ya pak,,hehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: